Gila ! Pria Hong Kong Beli Kapal Induk Buat Jadi Sekolahan




Seorang pengusaha Hong Kong telah mengajukan tawaran sebesar 7,7 juta
dolar AS untuk membeli kapal induk Inggris HMS Invincible sehingga ia
dapat mengubahnya menjadi sekolah internasional di China, demikian isi
satu laporan pada Jumat (7/1).



South China Morning Post melaporkan Lam Kin-bong menyampaikan upaya itu
dalam penawaran "daring" (dalam jaringan) untuk kapal yang sudah tak
aktif tersebut, yang memainkan peran penting dalam konflik Kepulauan
Falkland 1982 antara Argentina dan Inggris.



Lam, yang mengoperasikan rangkaian restoran terkenal China, Wing Wah,
menawarkan untuk membayar lima juta pound (7,7 juta dolar AS) dalam
lelang itu, kata surat kabar tersebut.



Jika ia menang dalam lelang, Lam berencana menarik Invincible, kapal
induk yang berbobot 22.000 ton ke kota Zhuhai, China selatan, di dekat
Hong Kong dan Makau. Lem berencana mengubah kapal induk itu jadi sekolah
"untuk membantu membina hubungan komunikasi dan budaya antara China dan
Inggris", katanya.



Lam tak bisa dihubungi untuk dimintai komentar pada Jumat.



Pengusaha itu memberi tahu South China Morning Post ia tak memiliki
rencana untuk menggunakan kapal tersebut untuk tujuan militer, di tengah
keprihatinan AS mengenai penggelaran militer Beijing.



"Tujuan saya murni komersial dan tak ada sangkut-pautnya dengan militer," kata Lam.



Lam mengatakan pilihan lain ialah membiarkan kapal tersebut tertambat di
kota Liverpool, Inggris, dan mengubahnya jadi "sekolah guna mendorong
pemahaman mengenai CHina dan orang China di Inggris".



Wanita jurubicara Kementerian Pertahanan Inggris memberi tahu South
China Morning Post semua komponen kapal tersebut akan dilucuti.



"Namun, pada kenyataannya membeli peralatan seperti ini adalah membeli bom," tambahnya.
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

1 komentar :