7 Ciri Penyakit "Vampir" Dalam Diri Manusia






 





Vampir memang tidak ada, hanya tokoh fiksi rekaan manusia. Namun
beberapa penyakit dan kelainan pada manusia menunjukkan karakteristik
seperti vampir. Mulai dari tak tahan cahaya matahari, hingga membenci
bawang putih dan cermin. Ada tujuh penyakit atau kelainan seperti ciri
vampir yang terjadi pada manusia.















Takut bawang putih



Takut bawang putih atau alliumphobia merupakan penyakit syaraf yang
menyebabkan orang takut pada tanaman dengan bau keras ini. Menurut
legenda, vampir dapat diusir menggunakan bawang putih.





Rabies



Rabies atau hydrophobia merupakan penyakit yang menyebabkan orang
menunjukkan beberapa gejala seperti vampir. Termasuk di antaranya
keinginan untuk menggigit. Sering digambarkan penyebab terjadinya vampir
adalah gigitan kelelawar. Dalam kehidupan nyata, kelelawar merupakan
sumber paling umum infeksi rabies.





Benci cermin



Eisoptrophobia merupakan penyakit yang membuat orang membenci cermin.
Beberapa penderitanya yakin, melihat cermin akan memanggil hal-hal yang
supranatural. Menurut legenda, vampir tak bisa terlihat pantulannya di
cermin karena tak memiliki jiwa.





Haus darah



Pada 1985, ilmuwan menemukan kelainan genetik darah yang disebut
porphyria. Penderita kelainan ini memiliki hasrat meminum darah manusia.
Namun, teori gejala kelainan ini dibantah oleh ahli biokimia David
Dolphin. Gejala sebenarnya adalah takut sinar matahari. Seperti
diketahui pada legenda-legenda, vampir hanya mengkonsumsi darah.





Count Drakula



Arithmomania sangat terobsesi menghitung (count) benda. Selama
berabad-abad diketahui salah satu cara berlindung dari vampir adalah
matematika. Yakni melempar beras atau benih sehingga vampir akan
menghitungnya dan berhenti mengejar. Dalam legenda, seorang vampir
bernama Drakula memiliki gelar kehormatan Count. Sebab itulah nama Count
Drakula dikenal meluas.





Taring



Hypohidrotic ectodermal dysplasia merupakan kelainan genetik langka yang
mempengaruhi perkembangan gigi. Kelainan ini membuat gigi seseorang
tumbuh secara abnormal. Selain itu, gigi yang tumbuh biasanya meruncing
seperti gigi vampir. Pada vampir, taring memanjang untuk mempermudah
melubangi kulit dan mengisap darah korban.





Terbakar sinar matahari



Xeroderma pigmentosum, kelainan yang benar-benar langka. Kelainan ini
menyebabkan DNA seseorang tak bisa memperbaiki kerusakan yang timbul
akibat cahaya ultraviolet. Penderitanya harus mengurangi kontak langsung
dengan sinar matahari, seperti vampir.
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Post a Comment